Sunday, September 11, 2011

Menjadi Tua Itu Pasti, Menjadi Dewasa Itu Pilihan

Judul diatas adalah Iklan Rokok yang muncul kira-kira 10 tahun yang lalu, Sebuah Slogan pendek, sederhana tapi sangat bermakna bagiku yang memasuki usia 50-an (saat itu)
Kata-kata “Menjadi Dewasa Itu Pilihan” Memotivasi diriku untuk menjadi orang tua yang terpilih dimana aku memilih untuk semakin tumbuh dewasa,  dimana ternyata menjadi makin dewasa adalah Pembelajaran yang terus menerus tanpa henti di sepanjang hidup, yang kuyakini  hanya akan berakhir saat aku Meninggal
Tak banyak gejolak yang terjadi hingga aku berusia 55 tahun didalam keluargaku, karena Anakku paling besar baru memasuki usia Remaja (13 tahun)  Gejolak justru mulai dan sedang terjadi ditempat kerja karena “Teamwork” ku  sudah makin Dewasa dan Matang. Disinilah aku secara Alami ditekan, dipaksa dan di intimidasi oleh diriku sendiri untuk tetap EKSIS
Tumbuh menjadi makin Dewasa ternyata begitu Berat dan Sulit sekali, dan aku terus belajar dari pengalaman hidup, membaca buku panduan, ikut seminar hingga diskusi dengan komunitasku
Ternyata banyak hal sederhana yang menjadi dasar untuk kita bisa makin tumbuh dewasa antara lain ;
Meyakini APA yang benar, bukan SIAPA yang benar
Mau Mendengarkan dan Menghargai pihak lain
Mau ikut Aturan, Mau diatur dan bisa diatur
Jujur, mau Berbagi dan mau Peduli
Bisa “Melayani” Dan berpikir Positif
Bisa “Berdamai Dengan Diri Sendiri”  untuk “Ikhlas” Menerima apa adanya
Tidak “Mengeluh”  Tidak “Ingin Dikasihani” Juga Tidak “Mengasihani Diri Sendiri”
Dan banyak lagi
Saat ini usiaku di awal 60-an dan terus belajar untuk  makin Dewasa
Katakan TIDAK kepada  “Post Power Syndrome”
Cikupa, 24 Agustus 2011

No comments:

Post a Comment

Post a Comment